3 Tujuan Orang Pacaran

 kita tentu mengenal apa yang dinamakan pacaran 3 Tujuan Orang PacaranDalam urusan cinta, kita tentu mengenal apa yang dinamakan pacaran. Sebuah proses pengenalan yang sekaligus penguatan hubungan untuk tujuan tertentu. Pada umumnya, semua orang akan mengalami masa2 pacaran. Mereka bisa mengalami keadaan serupa meski dengan nama yang berbeda.

Pada saat seperti ini, awalnya sangat bahagia kemudian muncul perasaan yang bermacam-macam. Hingga timbulnya beberapa masalah. Lika liku kehidupan cinta tentu saja seperti itu, semuanya berbeda-beda untuk setiap orangnya. Begitu juga dengan gaya pacaran tidak akan sama semua. Maka dari itu, Sesuai kondisi dilihat dari segi tujuan berikut tipe orang pacaran yang perlu kamu ketahui.

Kesenangan
Kebanyakan orang menjalani pacaran karena menginginkan kesenangan dalam hidupnya. Mereka menamakan kesenangan itu sebagai sebuah kebahagiaan. Orang yang pacaran karena hal ini, saat tidak ada lagi kesenangan didalamnya akan merasa bosan. Hubungannya terasa hampa dan seolah sudah tidak merasakan cinta lagi. Penderitaan yang kadang ada, bisa membuat keduanya terpisah.

Proses seleksi
Sebagai proses seleksi untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Kedua orang yang menjalani pacaran akan saling berusaha mencari tahu banyak hal dari pasangan. Dari sikap, sifat, gaya hidup, hingga kadang sampai kisah masa lalu. Bagus tapi tidak cukup baik, karena saat ada sesuatu yang buruk dari pasangan, bisa menimbulkan keraguan. Keraguan untuk menjalin hubungan lebih serius bisa saja muncul tiba-tiba. Sehingga keinginan untuk pindah lain hati bisa ada. Karena keburukan yang diketahui dianggap sebagai beban atau masalah meskipun itu hanya rasa sakit hati sementara.

Proses seleksi dan perbaikan
Pacaran dengan tujuan seleksi dan perbaikan. Mungkin banyak orang yang memiliki suatu keburukan dimana keburukan itu bisa mengganggu hubungan mereka. Sehingga perlu proses seleksi untuk mengetahuinya. Tapi tidak berhenti sampai disitu, ada upaya untuk perbaikan. Sehingga tujuan pacaran yang satu ini bukan hanya mencari tahu tapi juga memperbaiki apa yang perlu diperbaiki. Sehingga seburuk apapun masa lalu seseorang bisa mendapat kesempatan yang sama seperti orang yang masa lalunya biasa saja. Karena intinya semua orang ingin merasakan kebahagiaan.