Manfaat Biogas dan Tips Penanganan Pengolahan Biogas

Manfaat Biogas tentunya yang seperti kita ketahui yaitu cukup banyak di kehidupan bermasyarakat khususnya wilayah pedalaman. Sampah menjadi masalah yang krusial di kehidupan kita baik sampah yang organik maupun anorganik. Biogas menjadi salah satu produk yang dihasilkan dari pengolahan sampah organik. Biogas ini biasanya dihasilkan dari kotoran yang telah mengalami proses fermentasi dan pengolahan yang tepat sehingga menghasilkan gas metana yang berguna untuk rumah tangga.

Salah satu manfaat biogas ialah menjadi salah satu alternatif energy baik untuk kawasan rumah tangga atau bahkan negara. Biogas merupakan sumber renewable energy sebagai substitusi unggul dan mampu menjadi andil untuk kebutuhan bahan bakar rumah tangga. Seperti kita pengolahan limbah pertanian dan peternakan memberikan dampak positif karena mampu memberikan nilai jual lebih bagi limbah dan tentunya dapat menyuburkan tanaman.

Sekarang ini system pertanian telah terintegrasi dengan peternakan khususnya untuk hewan rumanansia dikarenakan hasil limbah dari hewan ini dapat dikembalikan lagi ke tanah.

Tak luput manfaat biogas ini berasal kotoran sapi yang pada awalnya hanya dibuang ke saluran air dan lahan lahan yang terairi. Kotoran sapi ini sebenarnya belum dapat diaplikasikan secara langsung kepada tanaman karena belum terdekomposisi dengan sempurna serta memiliki rasio C/N lebih dari 40 yang dapat mengakibatkan tanaman teracuni. Dengan kandungan C/N rasio yang tinggi inilah yang menjadi salah satu faktor kotoran sapi jadi bahan untuk biogas.

Dalam bidang pertanian manfaat biogas pun sangat dirasakan baik oleh petani. Biogas ini menjadi bahan bakar yang bersih dikarenakan tidak menghasilkan asap seperti arang dan kayu sehingga kondisi dapur pun akan tetap bersih. Sebagian petani pun mulai mengolah biogas ini untuk kebutuhan bahan bakar mereka dengan menggunakan limbah dari tanaman dan kotoran ternak tentunya.

Kandungan limbah sayuran dan kotoran hewan ialah gas methane (CH4) yang memiliki daya bakar yang cukup baik. Pengolahan biogas yang baik pun dapat dilakukan dalam beberapa kondisi wilayah bahkan diwilayah terlalu dingin (kurang dari 150C) dan terlalu panas (di atas 370C).

Prosedur pembuatan dan pembuatan biogas sederhana memiliki beberapa tata cara sebagai manfaat biogassendiri yaitu sumber energy alternatif. Pembuatan unit biogas sendiri secara sederhana yaitu menggunakan septik tank untuk tangki digester dan drum oli ukuran 200 liter. Tempat terbaik dalam memproduksi biogas ini ialah sekurang-kurangnya 10 meter dari rumah, terpisah dari sumber air bersih juga sehingga tidak mencemari kehidupan rumah tangga dan tempat pengolahan pangan.

Baca juga : Limbah Rumah Tangga dan Sifatnya

Tips Penanganan Pengolahan Biogas

 tentunya yang seperti kita ketahui yaitu cukup banyak di kehidupan bermasyarakat khususny Manfaat Biogas dan Tips Penanganan Pengolahan Biogas

Biogas diproduksi akibat aktivitas bakteri dari bahan bahan organik pada kondisi tanpa oksigen (anaerotic process). Proses ini terjadi selama fermentasi hingga menghasilkan gas CH4 dan CO2, apabila kandungan CH4 dalam proses ini melampaui 50% maka akan mudah terbakar. Hal- hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan pengolahan biogas ini ialah sebagai berikut.

1. Penanganan bahan dasar
Hal ini meliputi pemilihan bahan organik yang tepat sehingga mikroorganisme yang dibutuhkan pun membantu proses pengolahan serta manajemen yang tepat selama proses pengolahan.

2. Pemahaman selama proses pengolahan
Hal ini meliputi beberapa variable penting yang harus diketahui selama penanganan agar gas yang dihasilkan selama proses pengolahan tidak sampai bocor atau bahkan sisa limbah mencemari lingkungan.

3. Menyusun strategi pemasyarakatan
Dalam hal ini berhubungan dengan kalangan masyarakat, pola pikir dan sikap mereka terhadap kesadaran pengolahan maupun manfaat biogas itu sendiri. Perlu adanya tata wilayah penyebaran biogas secara merata dan teknik yang tepat sehingga mampu dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.

Potensi manfaat biogas sangatlah besar sebagai salah satu bahan bakar alternatif khususnya di daerah pedesaan. Hal ini dikarenakan mempertimbangkan bahan baku pembuatan biogas juga sangat melimpah di daerah pedesaan akibat banyaknya masyarakat dengan mata pencaharian sebagai peternak maupun petani.

Tidak hanya itu pembuatan biogas ini sangat cocok dilakukan di pedesaan karena tata letak wadah proses pembuatan maupun pipi- pipa yang menyalurkan biogas ini sangatlah mudah dibandingkan di perkotaan yang notabene sangatlah padat penduduk. Peran generasi mudah pun sangatlah penting disini untuk pemanfaatan biogas menjadi nilai jual yang lebih tinggi untuk kemaslahatan umat sehingga kemerataan sejahtera di Indonesia dapat terjangkau