Pengertian Teleskop : Sejarah, Fungsi dan Bagian – Bagiannya

Berbicara mengenai ilmu astronomi, pastinya Anda tidak asing lagi dengan alat yang dikenal dengan sebutan teleskop. Sebuah alat yang memiliki bentuk layaknya teropong ini sangat penting dalam mengamati benda yang letaknya sangat jauh.

Melalui alat bantu ini, maka benda yang jaraknya sangat jauh akan bisa dilihat lebih jelas. Tidak mengherankan jika para astrolog selalu menggunakan piranti ini sebagai bagian dari kegiatan penelitian selama ini. Bahkan, perlu diketahui, untuk menjadi sosok astrolog, seseorang harus mempelajari kaitannya dengan bagian ataupun cara kerja dari alat yang memiliki tabung panjang dan disangga tegak.

Apa itu yang dimaksud dengan teleskop?

Mungkin sudah banyak diuraikan sebelumnya, bahwa piranti yang namanya diadopsi dari bahasa Yunani ini sering kali dipakai oleh para ilmuan untuk mengamati berbagai benda yang terdapat di luar angkasa.

Merujuk pada fungsi umum teleskop, perlu diketahui bahwa dengan peralatan tersebut, manusia bisa mengamati pergerakan benda-benda yang terdapat di luar angkasa secara lebih jelas. Tidak mengherankan jika kini banyak dipelajari ilmu astronomi sebagai bagian dari mencuatnya penggunaan alat bantu penginderaan jarak jauh tersebut.

Bagaimana sejarah ditemukannya piranti teleskop?

Mungkin banyak dari Anda yang kurang tahu sejarah ditemukannya peralatan untuk melihat obyek yang sangat jauh tersebut. Perlu difahami bahwasannya, piranti tersebut ditemukan oleh sosok ilmuan kenamaan yang bernama Galileo Galilei pada abad ke-15. Dalam penemuannya, perkembangan teleskop terus mengalami perubahan hingga pada akhirnya menjadi piranti yang seperti saat ini digunakan oleh para ilmuan yang berkecimpung dalam dunia astronomi.

Melalui penemuan yang dilakukan oleh Galilelo Galilei tersebut, maka manusiapun bisa mengamati perubahan benda langit dari beberapa sisi. Dengan kata lain, seperti planet Venus yang kemudian bisa dilihat perubahan penampakannya yang terkadang penuh, sebagian, menyerupai bulan sabit dan lain sebagainya. Hal yang demikian ini disebabkan oleh adanya penyinaran matahari yang berbeda dari hari ke hari. Melalui teropong jarak jauh inilah semua hal tersebut bisa diamati dengan baik.

 pastinya Anda tidak asing lagi dengan alat yang dikenal dengan sebutan  Pengertian Teleskop : Sejarah, Fungsi dan Bagian - Bagiannya

Apa fungsi dari sebuah teleskop dalam penelitian?

Terlepas dari fungsi utama dari sebuah teleskop yang tersebut di atas, pada hakikatnya piranti ini juga memiliki fungsi lain yang mungkin sedikit diabaikan oleh masyarakat. Dalam hal ini, beberapa fungsi tersebut pada hakikatnya akan membantu penginderaan para astronomi dalam melakukan penelitian atas benda-benda langit. Berikut beberapa fungsi dari piranti tersebut.

a. Membantu dalam menciptakan bayangan benda yang lebih besar, sehingga benda yang lokasinya sangat jauh akan bisa dilihat dengan jelas

b. Menangkap cahaya dari sebuah benda yang jaraknya sangat jauh, sehingga benda yang diamati tersebut menjadi lebih jelas penampakannya

c. Menjadikan benda yang letaknya sangat jauh dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang akan nampak menjadi lebih dekat.

Baca juga : Pengertian Mikroskop

Apa saja bagian – bagian dari teleskop?

Untuk mendapatkan fungsi yang tersebut di atas, pada hakikatnya piranti teropong jarak jauh tersebut memiliki bagian-bagian tersendiri. setiap bagian tentunya memiliki fungsi yang berbeda, sehingga Anda yang sedang mempelajari ilmu astronomi harus memahami betul bagian tersebut, sehingga Anda akan bisa menggunakan piranti tersebut dengan baik. berikut beberapa bagian yang perlu difahami.

a. Lensa ataupun cermin pada piranti ini akan membantu menangkap serta memfokuskan cahaya pada wilayah tertentu, sehingga benda yang diamati akan terlihat lebih jelas

b. Lensa balrow akan membantu memperpanjang fokus dari piranti tersebut, sehingga, semakin panjang fokus, maka semakin jelas pula benda yang diamati

c. Mount merupakan bagian dari piranti yang akan menjaga agar tidak mengalami pergeseran sehingga pengamatan dilakukan pada posisi yang tetap

d. Primer mirror cell adalah bagian yang akan memegang cermin utama, sehingga tidak akan mengalami pergeseran

e. Focuser adalah bagian yang membantu pengamat untuk mendapatkan fokus yang tepat, yang dilakukan dengan jalan menggerakkan tabung internal.

Baca juga : Pengertian Peta

Pemanfaatan teleskop memang sangat penting dalam dunia astronomi mengingat piranti ini digunakan sebagai cara untuk mengamati benda-benda yang letaknya sangat jauh. Dalam praktiknya, seorang ilmuan harus mengetahui cara kerja yang sebelumnya pemahaman atas bagian-bagian dari piranti tersebut harus dikuasai dengan baik. melalui cara ini, maka Anda akan bisa mendapatkan informasi lebih banyak atas benda yang ada di luar angkasa.