Pengertian Psikologi Kepribadian dan Faktor yang Mempengaruhinya

Psikologi kepribadian adalah ilmu yang berfokus mempelajari sifat atau kepribadian Manusia berdasarkan sikap sehari- hari ataupun tingkah laku yang menjadikan khas Manusia satu dengan yang lain berbeda. Mempelajari psikologi kepribadian itu penting karena dengan mempelajari dan memperdalam tentang psikologi kepribadian, Manusia bisa menjadi lebih mengerti satu sama lain.

Berbicara dalam hal sejarah, psikologi kepribadian sudah dikenal dari zaman dahulu, tepatnya pada masa sebelum masehi dalam sebuah pertunjukan pada masa itu. Orang pada zaman sebelum masehi menggunakan sebuah topeng  untuk memerankan suatu karakter pada sebuah pertunjukan  sesuai dengan topeng yang dipakainya.

Berlanjut pada masa setelahnya bangsa Romawi menamai hal tersebut sebagai personality. Personality sendiri memiliki arti kemunculan seseorang yang menggunakan identitas berbeda dari dirinya. Benda  pada dasarnya memiliki ciri khas bentuk, begitu pula dengan manusia dikenal sebagai makhluk sosial yang dapat dikenali  dengan ciri dan tingkah laku. Akhirnya ilmu psikologi dianggap penting pada masa itu, kemudian para filsuf memutuskan untuk mempelajari tentang Psikologi kepribadian lebih dalam.

Baca juga : Teknik Pengumpulan Data

Beberapa definisi dan konsep pendukung terbentuknya Psikologi kepribadian
Dibawah ini adalah beberapa definisi dari para ahli yang mengartikan Psikologi kepribadian menurut pandangan mereka masing-masing, berikut penjelasanya :

1. Menurut Dorland
Beliau berpendapat bahwa kepribadian manusia adalah suatu bentukan unik dalam manusia merasakan sesuatu, berfikir dan melakukan respon yang cenderung terprediksi dan stabil.

2. Menurut Waller
Psikologi kepribadian ialah sifat bawaan lahir yang dapat dipengaruhi oleh pendidikan dan lingkungan sekitar, sehingga secara langsung akan berpengaruh pada pola fikir dan kejiwaan manusia.

3. Allport
Menurutnya kepribadian adalah bentuk psikofisis yang memiliki sifat dinamis. Dimana ini menimbulkan suatu ciri khas pada diri manusia dalam menyesuaikan terhadap lingkungan.

4. Dafid Krech dan Richard S
Yang mengungkapkan psikologi kepribadian memiliki arti sebuah karakter dan integrasi yang dimiliki manusia menjadi satu kesatuan yang khas. Jadi manusia pada pasarnya mampu memodifikasi diri untuk menentukan sikap dalam sebuah lingkungan di sekelilingnya.

Psikologi Kepribadian

Baca juga : Pengertian Ilmu Komputer

Kepribadian tidak terbentuk begitu saja sejak lahir, akan tetapi terbentuk karena beberapa faktor alami yang bersinggungan langsung dengan lingkungan sekitar yang menciptakan sebuah karakter khas pada manusia, berikut penjelasannya:

1. Faktor kebiasaan
Kebiasaan atau habits merupakan respon manusia yang cenderung sama dan berulang-ulang untuk stimulasi atau rangsangan yang sama juga.

2. Faktor sifat – sifat
Sering disebut sebagai Traits, merupakan kecondongan respon yang sama untuk sebuah stimulasi atau rangsangan yang sama, dan ini berlangsung pada jangka waktu yang lama.

3. Faktor Ciri
Ciri atau Attribute, faktor ini memiliki artian yang sama dengan faktor sifat. Akan tetapi memiliki jangka waktu yang relatif terbatas.

4. Faktor karakter
Sebuah perilaku yang menggambarkan atau menunjukkan nilai kebenaran antara buruk dan baik, dengan eksplisit dan implisit.

5. Faktor Tempramen
Faktor ini berhubungan langsung dengan fisiologis dan biologis yang membentuk sebuah kepribadian.

Baca juga : Pengertian Kriminologi

Faktor- faktor yang berpengaruh besar terhadap terbentuknya Psikologi kepribadian

Seperti yang sudah Kita bahas diatas, ada beberapa konsep yang berpengaruh terhadap terbentuknya suatu karakter manusia. Kepribadian manusia bisa bersifat berubah–ubah ataupun dinamis. Itu dikarenakan ada beberapa faktor-faktor yang berpengaruh langsung dalam terbentukya kepribadian atau karakter manusia. Hal tersebut tidak mungkin suatu sifat yang terbentuk pada diri manusia terjadi dengan begitu saja tanpa sebuah sebab, simak ulasan berikut :

1. Lingkungan budaya
Secara tidak langsung manusia harus bisa dan mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan budayanya. Itu secara perlahan akan membentuk sebuah ciri khas khusus.

2. Pengalaman Awal
Seorang pakar menyatakan (Freud) bahwa saat Kita pertama dilahirkan, Manusia sudah memiliki rasa traumatik terhadap suatu kejadian, mungkin secara sadar tidak mengingat hal itu, namun didalam memori bawah sadar manusia menyimpan  dan itu juga berperan dalam terbentuknya sebuah karakter.

3. Kondisi fisik
Keadaan atau kejadian yang dialami manusia berhubungan dengan fisik, seperti sakit, kekurangan gizi dan lainnya akan berpengaruh pada batas hiperaktif , emosional sampai depresi.
Itulah sedikit pembahasan tentang definisi psikologi kepribadian yang memiliki banyak arti, faktor dan elemen pendukung yang memiliki peran penting  dalam terbentuknya karakter manusia.